GHIBAH YANG DIBOLEHKAN (II)

April 21, 2010 rudeepoenya
Tag: ,

Setelah kita mengetahui keharaman ghibah dan keharaman mendengarkan ghibah, maka penting untuk kita ketahui bahwa ada beberapa bentuk ghibah yang dibolehkan, agar kita bisa menempatkan penilaian secara tepat tentangnya, sehingga kita tidak secara tergesa-gesa memvonis bahwa segala sesuatu yang terdapat didalamnya penyebutan kejelekan atau yang tidak disenangi oleh orang lain adalah ghibah.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata di dalam kitabnya “Minhajus Sunnah : “Barang siapa yang berbicara tentang seorang mujtahid : “Sesungguhnya orang ini sengaja berbuat zholim dan sengaja bermaksiat kepada Allah Ta’ala dan RasulNya serta menyelisih Al-Qur’an dan As-Sunnah padahal keadannya tidak demikian berarti dia telah berbuat kedustaan terhadap mujtahid tersebut, dan jika apa yang dia bicarakan itu benar ada pada mujtahid tersebut, berarti dia telah menghibahnya. Akan tetapi dari ghibah ini ada yang dibolehkan sesuai dengan apa-apa yang Allah Ta’ala dan Rasulnya bolehkan, yaitu dalam rangka gishosh (pembalasan) dan keadilan, dan dalam perkara-perkara yang dibutuhkan bagi kemaslahatan agama, serta dalam rangka menasihati kaum muslimin.
1. Misalnya orang yang mengadukan kezholiman : “Si fulan memukulku, mengambil hartaku, menahan hakku dan semacamnya. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala (yang artinya)
“Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya (dizholimi)” (QS. An – Nisaa : 148)
2. Dalam perkara-perkara yang dibutuhkan, misalnya permintaan fatwa yang dilakukan oleh Hindun Binti Utbah. Sebagaimana telah tetap didalam hadits yang shohih dari Aisyah bahwasanya dia (Hindun) berkata : “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang lelaki yang pelit, dia tidak memenuhi kebutuhanku dan kebutuhan anakku dengan baik.” Maka Rasulullah Shallallahu alahi wassalambersabda : “Ambillah apa yang bisa mencukupi kamu dan anakmu dengan baik”.
3. Dalam rangka menasihati, misalnya Sabda Rasulullah Shallallahu alahi wassalam keadaan Fatimah Binti Qois ketika di mengkonsultasikan kepada Rasulullah Shallallahu alahi wassalam orang yang meminangnya. Fatimah berkata : “Abu Jahm dan Mu’awiyah telah meminangku.” Rasulullah Shallallahu alahi wassalam bersabda : “Adapun Mu’awiyah, dia adalah orang yang tidak punya harta maka kamu akan melarat (jika bersamanya. Pent), sedangkan Abu Jahn adalah laki-laki yang tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya (dalam lafazh yang lain : laki-laki yang suka memukuli perempuan); menikahlah dengan Usamah!”
Dan nasihat ini tetap diperintahkan meskipun seseorang tidak mengkonsultasikan langsung masalahnya kepada kita, karena Rasulullah Shallallahu alahi wassalam telah bersabda di dalam hadits yang shohih :
“Agama ini adalah nashihat, agama ini adalah nashihat, agama ini adalah nashihat”
Para shahabat bertanya : “Untuk siapa wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab : “Untuk Allah, untuk Kitabnya, untuk Rasulnya, untuk pemimpin kaum Muslimin dan untuk kaum Muslimin secara umum”

Imam Nawawi Rahimahullah Ta’la berkata : “Jika kamu melihat seorang penuntut ilmu bolak-balik ketempat seorang ahlu bid’ah atau seorang fasiq atau menimba ilmu dan kamu takutkan mereka akan membahayakan penuntut ilmu tersebut dengannya, maka kamu wajib menasihati penuntut ilmu tersebut dengan menjelaskan keadaan mereka; dengan syarat betul-betul dimaksudkan untuk menashihati …” (Bahjatun Nazhirin : 3/34).

BUKU RUJUKAN :
– Bahjatun Nahirin Syarah Riyadhus Sholihin, Syekh Salim Al – Hilali
– Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Fi Naqdir Rijal, wal kutub wat Thawaif, syekh Robi’ Bin Hadi Al – Madkholi

*SELESAI*

Entry Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

April 2010
S S R K J S M
« Mar   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: